26 June 2020

Demo Mahasiswa di Pamekasan Tolak Tambang Diwarnai Bentrokan

Dok : Pelaku Pelempar Batu di Pamekasan - Nanang Kumoladi (duta)

DUTA РPamekasan, Ratusan mahasiswa demo menuntut 320 tambang galian C di Pamekasan ditutup. Demo tersebut diwarnai bentrokan mahasiswa dengan petugas.

Dilansir Detik, Bentrokan mahasiswa dengan polisi dan Satpol PP mengakibatkan seorang mahasiswa terluka. Ia dievakuasi ke RSU Slamet Martodirdjo (Smart), Pamekasan.

Pantauan di lokasi, demo ratusan mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan berlangsung panas sejak awal. Karena tak ditemui bupati, mahasiswa berlarian dari pintu gerbang Kantor Bupati menuju Rumah Dinas Bupati.

Korlap Demo, Lutfi Yadi menegaskan, aksi yang digelar menuntut Bupati Pamekasan agar menutup 320 tambang galian C, yang diduga ilegal dan liar.

“Beroperasinya ratusan tambang galian C ilegal itu membahayakan penduduk di sekitar tambang. Bahkan ada beberapa titik tambang galian C yang longsor dan menutup akses penduduk,” kata Lutfi, Kamis (25/6/2020).

Awalnya, demo digelar di pintu gerbang Kantor Bupati Pamekasan, Jalan Kabupaten. Sekitar satu jam, mahasiswa PMII berorasi.

Lantaran tak segera ditemui Bupati Pamekasan, ratusan mahasiswa itu spontan menyeberangi jalan dan berlarian ke arah rumah dinas bupati.

MIRIS ! DEMO SAAT PANDEMI COVID-19
YouTube
YouTube
Instagram